Categories Uncategorized

Faktor Kekalahan Yang Sering Dialami Pemain Judi Bola

Banyak orang menyangka bahwa judi bola online merupakan permainan judi yang sangat mudah dimenangkan. Benarkah hal itu? Tentu tidak, karena judi bola online berbeda dengan jenis-jenis judi online lainnya yang lebih mengandalkan skill permainan.

 

Judi bola online merupakan permainan judi yang membutuhkan analisa dan prediksi yang sangat matang. Sayangnya, banyak kesalahan yang sering dilakukan petaruh judi bola online, sehingga menyebabkan kekalahan. Nah di bawah ini, berikut sobat bisa menemukan 3 faktor kekalahan yang sering dialami pemain judi bola.

 

  1. Tidak Melakukan Eksperimen

Faktor kekalahan yang sering dialami pemain judi bola yang pertama yaitu tidak melakukan eksperimen. Oleh karena itu, sebaiknya kamu terus melakukan eksperimentasi selama kamu bermain judi bola online. Awalnya kamu mungkin sering mengalami kerugian ketika mengaplikasikan ekperimentasi ini. Namun jangan khawatir, seiring waktu kamu pasti menemukan kunci kemenangan, sehingga kamu bisa terus mengunci kemenangan.

 

Eksperimen ini layaknya kunci sebuah pintu, kamu tak bisa mengetahui isi rumah jika kamu memiliki kuncinya. Namun perlu kamu catat, eksperimentasi ini hanya berlaku jika kamu berpikir objektif. Jika kamu berpikir subjektif, maka percuma saja kamu melakukan eksperimentasi. Contoh berpikir subjektif yaitu kamu coba-coba betting tim underdog karena kamu pikir tim underdog tersebut sedang hoki. Itu salah! Kamu mesti menganalisa lebih jauh kualitas tim underdog tersebut.

 

  1. Takut Kalah

Faktor kekalahan yang sering dialami pemain judi bola selanjutnya yaitu takut kalah. Maka jangan sekali-kali kamu memiliki mindset ‘takut kalah’ saat ikut taruhan bola online. Jikapun kamu melakukan eksperimentasi, namun karena diliputi ketakutan, eksperimentasi yang dijalankan pun sangat kacau. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, eksperimen itu layaknya kunci. Namun jika kamu takut mengalami kekalahan, maka kamu tak akan pernah bisa menjalankan eksperimentasi. Alhasil, kamu lebih banyak betting tim favorit saja, tak pernah peduli dengan tim underdog. Selain itu, kamu pun cenderung betting dengan nominal taruhan yang sangat kecil. Jika kamu terus memelihara perasaan ‘takut kalah’ ini, maka kamu tak akan kemana-mana.

 

  1. Tidak Berpikir Global

Kebanyakan bettor lebih fokus memprediksi skor pertandingan, sehingga yang dianalisa biasanya hanya berkisar statistik pertandingan, head-to-head, kondisi setiap lini, dan lainnya. Berpikir global maksudnya yaitu mencoba menganalisa isu-isu diluar sepakbola. Misalnya laga El Classico antara Real Madrid Vs Barcelona, dimana bettor pasti akan menganalisa kekuatan kedua tim. Padahal banyak sekali elemen diluar sepakbola yang mempengaruhi pertandingan tersebut. Kamu pasti tahu, laga El Classico sangat sarat sejarah, dimana tim yang bermain di kandang tak selamanya bisa menang.

 

Selain itu ada unsur gengsi didalamnya. Baik Real Madrid maupun Barcelona pasti bertanding mati-matian, bahkan jika ada satu orang yang mendapatkan kartu merah. Tak hanya itu, seperti yang kita tahu, persaingan antara Christiano Ronaldo dan Lionel Messi tentunya tak boleh dilewatkan. Kamu mesti mencari tahu kabar diluar sepakbola kedua pemain bintang tersebut. Coba cari tahu, masalah apa saja yang mereka hadapi dalam waktu dekat ini. Tak hanya itu, cari juga informasi mengenai perspektif media internasional mengenai kedua pemain tersebut. Jadi jangan hanya analisa kekuatan tim, kamu pun mesti menganalisa isu-isu diluar sepakbola itu sendiri.

 

Nah itulah 3 faktor kekalahan yang sering dialami pemain judi bola. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan sobat mengenai judi bola online.

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *